MANADO,Wartamanado.com Kepala Satker (Kasatker) BPJN Sulut 1, Ringgo Radetyo, mengungkapkan bahwa BPJN Wilayah Sulut 1 telah melakukan identifikasi menyeluruh terhadap lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan bencana di wilayah kerjanya.
Langkah ini diambil untuk memastikan infrastruktur jalan tetap berfungsi optimal dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama masa libur Nataru.
”Seperti kita ketahui bersama, situasi cuaca saat ini tidak menentu. Khusus di Satker PJN Wilayah 1, kami telah bersiap dan mengidentifikasi lokasi berpotensi bencana, khususnya dalam bulan Desember hingga tahun baru nanti,” ujar Ringgo.
Sebagai bentuk mitigasi risiko, Ringgo menjelaskan bahwa BPJN Sulut 1 telah menyiagakan peralatan berat atau Disaster Relief Unit (DRU) di dekat lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi bencana besar.
”Kami menyiapkan DRU yang kita standby-kan di dekat lokasi berpotensi besar terjadi bencana. Sehingga ketika terjadi bencana, kita bisa merespons dengan cepat agar layanan infrastruktur jalan tetap berjalan baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ringgo merinci beberapa ruas jalan di wilayah PJN 1 yang menjadi fokus pengawasan karena rawan longsor maupun luapan air, antara lain:
• Ruas jalan dari Manado ke arah Tomohon.
• Kawasan Tanggari.
• Arah Ratahan hingga Buyat.
• Beberapa titik di daerah Kema – Rumbia.
• Wilayah Tumpaan ke arah Amurang.
• Area sebelum Poigar (rawan limpasan air dari hulu).
(*/JST)












